Sudahi Saja…

Standard

Hanya satu pintaku…

Definisikan cinta untukku. Cinta adalah dirimu, manisku.
Cinta adalah kamu yang memberiakan setiap mimpi di balik keindahan senyummu…
Cinta, adalah pelukan terindah hingga ku dengar hembusan nafasmu di telingaku

Jika aku sudah tak lagi manis, tua, keriput, bongkok, ompong, berarti kau sudah tak mencintaiku …

Salah…. Hingga Tuhan berkata kita tak bisa bercinta, aku akan tetap pegang erat jemarimu. Aku akan peluk tubuhmu seraya ibuku membacakan dongeng setiap malam.

Aku akan tetap setia padamu

Cinta.. Maknanya mengelitik jiwa.. Indahnya memeluk raga.. Pesonanya menusuk dada

Aku tak membiarkan cintaku menusukmu, membuatmu perih. Ku biarkan cinta itu datang karena terbiasa. Karena ku ingin semua berjalan dengan kaki keikhlasan.
Tapi taukah kau… Cinta adalah fitrah dariNya

Hey..aq ini sudah sering d hantam pisau cinta … Dan kebanyakan merka menyakitiku atas dasar cinta…

Dan kau
Takberbeda
Sama saja

Aku tahu itu, aku mengerti itu, tapi cintaku…. Aku sayang kamu…. Itu saja alasanku untuk bisa melihatmu setiap hari, di pagi hari, dan setiap malam kita bercerita tentang hari-hari yang membosankan

Hey….. Kamu masih di situ sayang? Masih setia dengar celotehan murahanku? Aku terus menunggu kata-kata ‘ya’ kamu…..

Ku akui kau pujangga cinta sejati.. Kata2mu menyentil hati.. Membuat wajahku merah dan tersipu malu
Tapi… Tentu saja aku katakan tidak

Karena kata2 tak cukup buatku. Tidak untuk berhenti mencintaiku?

Aku mengenalmu dari sosok ‘diam’….. Aku mengenalmu dari sebuah perjamuan jiwa di udara dingin. Saat itu ku persilahkan jiwaku berontak keluar untuk mengetahui namamu. Ku biarkan hati ini terbelah mencari peraduannya. Apa salah jika aku memilihmu?

Kau salah menilaiku…kita hanya bertemu dan saling memandang…kau salah mendeskripsikanku…karna kau belum mengenalku jauh…

Maka itu, aku ingin mengenalmu lebih jauh. Lebih dekat dari urat nadi ini. Lebih dekat dari keyakinanmu terhadap Tuhanmu.

kau tidak akan mampu mengenalku dengan cara itu… Hanya Tuhankulah yang mampu…

Kau ini siapa??
Hanya pujangga cinta yang mengobral-obralkan janji… Tak memberi sedikitpun kehidupan padaku..

Sudah ku bilang beberapa kali, ini bukan janji….. Aku ingin memulai setiap detik masaku denganmu

Sudahlah…
Aku akan menunggu di sini…. Sudahi rayuanmu itu…

2 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s