Curahan Hati Hanya 3 Kata…

Standard

Sebuah pesona selalu terlintas dalam benak sang pecundang, aku tak berani mengaku apa yang sedang terlintas. Entah sebuah pesona atau bayang-bayang pesonamu. Namun yang pasti aku ingin mengaku dan mencurahkan apa yang sedang terpikirkan.

Aku berada di titik di mana, di waktu, dan di saat wajahmu, candamu, dan ceritamu ada. Ada di pemikiranku dan bayanganku tentang konsep seorang perempuan yang biasa ku sapa ‘Neng Jagoan’. Terlintas terus di jalan batin, masa indah dan saat lelah.

Ingin sekali bersandar di bahumu seperti saat kita menyantap hidangan di belakang atap pencatak generasi koruptor. Sejenak saat itu kita banyak cerita soal kejenuhanku menghadapi kapitalis, dan kenangan di masa kebencianku terhadap generasi gagal itu.

Ingin sekali aku bicara saat ini, soal kebangganku memiliki hatimu, hanya hatimu. Sejenak ku berpikir untuk bermimpi memiliku seutuhnya. Menguasai raga, pikiran, dan perasaanmu kepada diriku.

Tentang sebuah nama yang kelah diberikan kepada sang buah hati. Bicara tentang ‘Si Gembul’ di Kencana saja. Mengapa kita tidak culik saja? Hahaha kamu pun pasti tertawa mendengar cerita itu.

Aku ingin berada di tepian hatimu, dan melupakan bayang-bayang Semeru. Aku ingin berada di pinggir pasir putih yang sedang kau pijak. Dan aku ingin bersamamu, sayangku. Bicara soal perasaanku kepada dirimu.

Aku merindukanmu, Gembul…!!!!

2 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s