Awas!!! Psikopatkah Teman Anda?

Standard

Belajar dari beberapa kali tertimpa permasalahan ‘tak jelas’. Saya mencoba mencari tahu soal gejala sosial itu, terutama soal menghadapi seseorang (khususnya anak muda) yang sulit diajak bicara baik-baik.

Hasil diskusi dengan beberapa teman, menduga kasus yang saya catat dalam catatan di celoteh-eby.blogdetik.com ( http://celoteh-eby.blogdetik.com/2010/01/23/emosional-sang-pecemburu-buta-bersedia-ribut-karena-hal-kecil-mungkin-karena-cintaversi-lengkap/ ) diduga hal tersebut menunjukkan gejala psikopat. Hal ini diperkuat dengan penyelusuran saya ke beberapa teman soal dirinya.

Setelah itu saya coba mencari ciri-ciri bagaimana seseorang bisa dikatakan mempunyai gejala psikopat. Inilah cirinya:

1. Sering berbohong, fasih dan dangkal. Psikopat seringkali pandai melucu dan pintar bicara, secara khas berusaha tampil dengan pengetahuan di bidang sosiologi, psikiatri, kedokteran, psikologi, filsafat, puisi, sastra, dan lain-lain. Seringkali pandai mengarang cerita yang membuatnya positif, dan bila ketahuan berbohong mereka tak peduli dan akan menutupinya dengan mengarang kebohongan lainnya dan mengolahnya seakan-akan itu fakta.

2. Egosentris dan menganggap dirinya hebat. Tidak punya rasa sesal dan rasa bersalah. Meski kadang psikopat mengakui perbuatannya namun ia sangat meremehkan atau menyangkal akibat tindakannya dan tidak memiliki alasan untuk peduli.

3. Senang melakukan pelanggaran dan bermasalah perilaku di masa kecil. Sikap antisosial di usia dewasa.

4. Kurang empati. Bagi psikopat memotong kepala ayam dan memotong kepala orang, tidak ada bedanya. Psikopat juga teguh dalam bertindak agresif, menantang nyali dan perkelahian, jam tidur larut dan sering keluar rumah.

5. Impulsif dan sulit mengendalikan diri. Untuk psikopat tidak ada waktu untuk menimbang baik-buruknya tindakan yang akan mereka lakukan dan mereka tidak peduli pada apa yang telah diperbuatnya atau memikirkan tentang masa depan. Pengidap juga mudah terpicu amarahnya akan hal-hal kecil, mudah bereaksi terhadap kekecewaan, kegagalan, kritik, dan mudah menyerang orang hanya karena hal sepele.

6. Tidak mampu bertanggung jawab dan melakukan hal-hal demi kesenangan belaka.

7. Manipulatif dan curang. Psikopat juga sering menunjukkan emosi dramatis walaupun sebenarnya mereka tidak sungguh-sungguh. Mereka juga tidak memiliki respon fisiologis yang secara normal diasosiasikan dengan rasa takut seperti tangan berkeringat, jantung berdebar, mulut kering, tegang, gemetar — bagi psikopat hal ini tidak berlaku. Karena itu psikopat seringkali disebut dengan istilah “dingin”. Hidup sebagai parasit karena memanfaatkan orang lain untuk kesenangan dan kepuasan dirinya.

Semoga bisa dijadikan pelajaran dan pengetahuan umum.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s