Aku Ingin Kesempurnaanmu

Standard

Lama ku lihat dirimu yang dulu pernah terpampang jelas menjadi idolaku. Sekarang itu entah ke mana, mungkin kau sudah menikah atau mungkin sudah meninggal. Tepatnya kau pergi tanpa kata-kata terakhirku, yang tersial adalah aku tak pernah mengaku cinta kepadamu. Di mana kau? Belasan lagu tercipta untukmu, meski tak berani ku pamerkan. Sedang apa kau? Pikiranku tak terhitung untuk terus membayangkanmu.

Kau memang sempurna, selayaknya ‘permaisuri’ Tuhan. Namun aku berhenti mencarimu, mungkin kau telah damai di sana, bersama orangtuamu, atau mungkin kekasih terbaikmu.

One response »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s