Aku mencintaimu dulu, sekarang, dan esok

Standard

Oh tiada yang hebat menginginkanmu di jiwa ini. Hanya biasa di balik nuansa bening. Ku mencintaimu, dulu bahkan hingga saat ini. Menginginkanmu untuk yang terakhir. Ku ingat kau saat pelangi itu hadir tanpa diminta.

Bintang pun semakin hilang entah kemana. Mungkin di suatu tempat yang sengaja kau rahasiakan ketika kita memang berpisah. Ada yang hadir di hadapanku. Aku ingin menangkapmu, namun tak bisa. Ku tak mampu karena itu perlahan hilang.

Pesanku pun entah kau terima atau tidak, isinya tentang perasaanku kepadamu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s