Ingin Mempersuntingnnya . . .

Standard

Menjelang malam aku terus melihat jam berdetak. Merasakan kesunyian di kamarku. Tak ada temen bercerita, kecuali laptop dan facebook yang setia menemaniku setiap harinya. Menjelang tengah malam, aku masih saja terjaga. Entah mengapa, aku merindukan blan yang tak mungkin datang.

Hari kian malam, hujan pun santai perlahan turun dari kegelapan. aku ingin di luar, basah dan menikmati alaminya dingin. Mungkin itu bisa menhibur, atau mungkin menyiksaku karena terlalu dingin.

Siapa dia yang kelak akan menghanduki saat ku terguyur, memayungiku saat terik, dan tersenyum saat ku emosi?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s