Tak Indah Dari Atas, Saya Tak Ingin Ada di Bawah

Standard

Sejenak aku memikirkan saat berada di jalan raya mencari berita. Banyak keadaan yang tak sesuai dengan realitas media dan pemerintah. Kkerbaikan ekonomi, naiknya angka kesejahteraan rakyat, pementasan kemiskinan, adalah kata-kata dewa yang saya banyak baca di internet maupun koran nasional.

Sekarang saya ada di Jogja, perjalanan yang tak disengaja. Keluar dari Adisutjipto saya tengok kanan-kiri yang saya lihat hanya tukang becak, pedagang nasi kucing dan sesekali turis berkeliaran pakai kacamata hitam dan coklat. Mereka sangat gagah dan putih bersih. Satu pertanyaan, “apa ini?”

Apa ini realitas yang sebenarnya, bukan impian yang menjadikan saya bangga dengan keadaan sekarang. Dengan memegang sebotol air mineral saya melihat perempuan tua kusam dan keriput membawa bakul. Entah apa yang dibawa, mungkin makanan. Bukan untuk dimakan sendiri, baginya itu ‘rezeki’ untuk – mungkin – anak cucunya. Ya sudahlah, saya enggan terlalu lama melihatnya. Semoga Tuhan memberinya keselamatan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s