Termotivasi kerena Beatles

Standard

Saya mulai mengenal Beatles semenjak kuliah. Memang sangat lambat, tapi inilah takdir. Saya dipertemukan dengan teman-teman yang juga senang dengan musik. Pada akhirnya band pun saya bentuk dengan Agil dan Sidiq. Merekalah yangmengenalkan Lennon cs ke saya.

Setiap ke rumah Agil, saya dijejali dengan video konser beatles. Gaya Lennon cs yang jadul membuat saya tak berhenti melihat. Semenjak itu saya terus mendengarkan lagu-lagunya.

Pada suatu saat band saya banyak diterjang cobaan. Yang terberat adalah saat kehilangan personel. Sepertinya malas sekali, meskipun itu lebih baik.

Di antara kami mulai sibuk dengan kepentingan masing-masing. Soal kerjaan sampai urusan percintaan. Itu terus terjadi sampai saat ini.

Namun saat saya mendengarkan dan melihat konser Beatles, semangat itu datang kembali . . .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s