Ingin Jujur Saja, Luar Biasa Sulitnya

Standard

Semenjak SMP saya termasuk orang yang tidak banyak bersosialisasi dengan banyak orang. Hanya orang tertentu saja yang bicara dengan saya. Itu pun tidak setiap saat.

Sejak SMP saya suka menulis – apa pun saya tulis. Bahkan untuk mengungkapkan kekesalan pun, pena dan kertas menjadi senjata. Mading tak pernah sepi dengan ‘tulisan illegal’ saya. Meskipun bertahan 1 jam saja setiap hari di mading sekolah, saya bangga. Masih ada 2 sampai 5 orang yang baca.

Tentunya gaya penulisan saat itu masih sangat diasah, sampai pada akhirnya saya tekankan sebuah penulisan ‘pemutarbalikan fakta’. Artinya saya mengarang sebuah cerita fakta. Saya membuat sendiri penggal demi penggal cerita fiktif, namun itu benar-benar terjadi.

Beranjak SMA, saya agak mengurangi intensitas menulis, saya banyak bergelut dengan kesenangan bergaul.

Kuliah, adalah masa-masa saya dikucilkan karena pengakuan perasaan soal keadaan kampus yang banyak ketidakadilan. Semua dituangkan ke dalam tulisan. Itu kejujuran.

Saat ini bukan tulisan yang saya manfaatkan untuk mengungkapkan sebuah perasaan dan keadaan di sekitar. Namun beberapa tulisan saya banyak membuat beberapa orang menjadi kikuk, risih, bahkan tersindir. Pada akhirnya saya dianggap sok tau, sombong, dan keras kepala. Tapi apa yang saya tulis adalah kejujuran.

Lalu kemana akan saya tuangkan kejujuran perasaan, jika bukan ke tulisan???

4 responses »

  1. tetap tuangkan perasaan ke tulisan. Orang yang mengkritik belum tentu bisa menulis sejujur dirimu… saya juga mengalami hal yang sama. Pernah posting pandangan, eh banyak yang pro banyak juga yang kontra. Awalnya sangat mengganggu, perlahan saya mikir, kalau saya berhenti nulis, yang senang siapa? Ya, yang ngritik itu….

    So..keep on writing. Mereka boleh komen apa saja, ngritik apa pun, pilihan apakah kita menerima atau tidak, itu urusan kita…

    Jangan brenti nulis ya… bisa nulis dikuasai banyak orang, mau nulis itu yang mahal…
    Salam kenal…. .

  2. jujur itu langka zaman sekarang. Jadi bro yang suka menulis dengan kejujuran itu adalah kebaikan yang akan membawa manfaat untuk diri kita dan orang lain… tentu juga ada kepuasan batin didalamnya… salam kenal bro

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s