Mencoba Keluar Dari Zona Nyaman

Standard

Rasa kesal rupanya tak berhenti hinggapi diri. Rasanya bukan main ingin segera tinggalkan dunia yang penuh dengan konflik. Saya kesal dengan diri sendiri, sungguh tak ingin melihat luar dunia yang penuh dengan problema.

Ada perasaan ketidakmampuan saya menghadapi semua itu, ragu dan bosan sekali. Sempat berfikir untuk terus menjalani ini dengan kesempurnaan. Tapi ternyata, saya memilih untuk keluar dari zona nyaman ini. Tapi apa bisa?

Saya sering mendengar Radio Cosmopolitan. Banyak hal yang saya dapatkan. Salah satunya soal bekerja dengan santai dan bangga dengan bidang pekerjaannya. Apa saya bisa mendapatkan itu semua?

Saya santai dalam bekerja, bahkan begitu santai. Saya bangga sebagai seorang jurnalis, bahkan terlalu bangga. Tapi kenyamanan belum saya dapatkan sepenuh hati…

Apa yang akan saya lakukan? Keluar dari zona kenyamanan atau bertahan dengan bahagia?

One response »

  1. segala sesuatu tergantung sudut pandang kita. bila kita memandang sesuatu itu dengan pandangan negativ maka sulit kita menemukan kebaikan disana demikian sebaliknya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s