Merasa Tidak Berguna

Standard

Akhir-akhir ini saya merasa menjadi orang tidak berguna, jenuhnya luar biasa. Namun ini pilihan, maju atau mundur. Saya pun memilih maju, dan mundur berarti ‘mati’!!! Namun apa yang saya lewati rasanya memberikan sebuah perasaan pahit, di mana saya harus memaksakan kehendak diri sendiri.

Terus mengikuti atau berada di tengah kerumunan yang terus berdesakan. Saya harus ikut kesana, berjejalan dengan ribuan ‘sang hebat’. Ya, bagi saya itu hebat, karena tak semua orang bisa begitu. Inilah tempat yang saya pilih untuk terus bernafas. Namun apakah arti nafas ini, nafas yang selalu ada di setiap waktu, di setiap tempat, dan di setiap keadaan.

Saya ingin seperti nafas, yang hanya diberikan dua pilihan. Berhenti atau tidak berhenti?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s