Menikah? Bingung ! ! !

Standard

Membicarakan pernikahan bersama seorang sahabat, membuat saya terharu. Rupanya orang yang di sekitar aku mulai beranjak dewasa. Padahal umurnya baru 22 tahun saja, begitu juga saya. Saya pun masih bertanya sampai saat ini, apa itu pernikahan?

Saya jadi ingat semasa SMA dulu, saya termasuk anak yang malas bergaul. Apa lagi memikirkan cinta, atau apalah sejenisnya. Saya asik sekali dengan dunia sendiri. Teman saya di kala itu hanya walkman, buku Kahlil Gibran, dan sesekali bergaul dengan teman-teman organisasi. Tempat favorit saya adalah gudang belakang sekolah, tempat yang biasa dipakai anak-anak pacaran atau sekedar merokok. Tempat itu enak, semenjak digrebek, sepi. Saya pun semakin betah sendiri.

Teman saya beberapa kali menawari seorang siswi dari kelas lain, tapi seperti biasa, saya merasa risih. Saat itu saya mengerti cinta hanya sebatas teori, mungkin hingga saat ini.

Entah mengapa saya bingung dengan diri saya sendiri, siapa saya dan mau dibawa kemana diri ini. Saya jenuh. Namun ada saja seorang sahabat menyenangkan karena guyonannya. Terutama mereka yang berteman denganku semasa kuliah.

Sampai pada saatnya seorang teman membicarakan soal pernikahan, saya bingung. Bingung karena saya sama sekali tak mengerti apa itu pernikahan. Saya pun belum menetapkan siapa yang saya pilih menjadi pendamping hidup selamanya. Karena belum ada . . .

5 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s